siapa sih sekarang pengguna internet yang gak pake telepon genggam? pasti kebanyakan dari mereka mengakses menggunakan via telepon genggam. Salah satunya adalah blackberry. Sebenarnya ini adalah temuan sejak tahun 97 namun baru marak di gunakan oleh para profesional muda belakangan. Blackberry sendiri merupakan layanan penyampai informasi melalui jaringan nirkabel dari perusahaan telekomunikasi.
bila kita perhatikan gaya baru masyarakat
urban kita, utamanya di Jakarta kita tercinta ini. Trend apa sih yang
sedang saya perhatikan? Trend memiliki gadget / handheld baru keluaran
Blackberry. Walaupun sebenarnya handheld ini bukan barang baru di dunia
telekomunikasi kita, tapi agaknya trend memiliki Blackberry menjadi
salah satu icon wajib yang harus dimiliki oleh masyarakat perkotaan.
Ada
kalangan yang memang benar-benar membutuhkan Blackberry karena sifatnya
orangnya yang mobile & dia perlu untuk cek email hampir setiap saat
karena Blackberry sendiri sudah didukung dengan push email. Tapi ada
juga yang melihat ini hanya sebuah trend, mungkin lebih tepatnya ke
gengsi. Gengsi kalau dia tidak menggunakan Blackberry meskipun
sebenarnya dia gak terlalu butuh dengan fitur-fitur yang ada di
Blackberry ini. Padahal dia pun belum mengerti cara penggunaannya,
bagaimana mengoperasikannya, cara cek email, cara kirim email, chatting
di BB dan berbagai fitur lainnya yang ada.. Pakai blackberry tapi kalo
nelpon masih juga pakai CDMA dengan alasan biar murah.. hehehe...
benda kecil tersebut dapat mengubah pola hidup dan keseharian dari orang banyak. Yang sering terlihat adalah gaya berjalan, duduk, menonton, dan bahkan mengobrol dengan teman berubah semenjak adanya benda ini (semuanya dilakukan sembari memegang dan menatap layar Blackberry).
Hal menarik lain adalah ketika pesawat mendarat di bandara. Para penumpang di dalam pesawat langsung buru-buru menyalakan Blackberry mereka seperti tidak ingin ketinggalan informasi sedikitpun. Padahal pesawat belum berhenti sempurna. Orang-orang seperti kecanduan terhadap benda ini.
Tak jarang saya juga menemui bahwa Blackberry mempengaruhi mood orang-orang di Indonesia. Hal ini disebabkan murahnya fasilitas BBM yang menggunakan koneksi internet di Indonesia mengakibatkan sibuknya jaringan di provider-provider telepon selular Indonesia. Kualitas sinyal dari provider Indonesia yang sebenarnya belum cukup baik untuk BBM menyebabkan sering terjadinya pending pada saat pengiriman pesan BBM. Hal inilah yang sering saya jumpai pada teman-teman saya yang sering marah-marah sendiri karena BBM nya pending.
Artikel ini hanyalah persepsi saya sebagai non-pengguna Blackberry. Mungkin banyak yang beranggapan lain. Bahkan mungkin saja persepsi saya berubah setelah nantinya saya menjadi pengguna Blackberry.
Jadi, apakah anda masih membutuhkan Blackberry?
Wah sepertinya kali ini sedang hebooh banget nih Iphone - Ipad - Blackberry dan Android, ayooo ngaku mau pilih apa tuh? anda termasuk kemana sih? :) *hanya anda yang menjawabnya !
Thats all ! , itulah hasil searching saya kali ini, hihi smoga bermanfaat !
Terimakasih :)
http://devi123.multiply.com/journal/item/214?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem

0 komentar:
Posting Komentar